Tradisi ini digelar setahun sekali. Meski begitu, Arya menyebut kegiatan tersebut berdampak secara ekonomi, terutama bagi para perajin dan pemilik art shop. Sejumlah turis mancanegara juga tampak antusias menyaksikan langsung prosesi adat tersebut.

"Alhamdulillah, Desa Loyok ini semakin dikenal luas," ujar Lalu Arya.