Situasi itu kemudian semakin memanas ketika sejumlah orang mendatanginya.
Sementara itu, putranya yang menolongnya disebut mengalami luka cakaran pada tangan ketika berusaha menahan orang yang menurut Amanda hendak menyerangnya.
Amanda menilai penggunaan kembang api dengan suara dentuman keras seharusnya mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar.
Menurut dia, kawasan tersebut dihuni anak-anak, bayi, lansia, serta warga yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Keluhan serupa juga disampaikan Amanda melalui media sosial. Dalam unggahannya melalui akun Threads @amandaandono, ia mengatakan anaknya yang memiliki kebutuhan khusus sampai terbangun dan mengalami ketakutan.