"Hari ini kita sediakan 60 liter minyak goreng karena antusiasmenya sangat tinggi. Ini bentuk apresiasi kami karena warga sudah mau repot-repot membawa koin dari rumah ke sini," tambah Faisal.
Selama dua hari pertama, BI Solo mencatat telah mengumpulkan lebih dari 36.000 keping koin dengan total nominal mencapai Rp 15 juta.
"Antusiasme warga cukup tinggi. Pada hari pertama (Jumat), terkumpul sekitar Rp 6 juta atau setara 14.810 keping. Di hari kedua (Sabtu), jumlahnya meningkat menjadi Rp 9 juta dengan total 21.309 keping, hari ini tadi sudah ada 60 antrean dan ini masih ada yang menunggu," bebernya.
Faisal menjelaskan bahwa uang-uang logam yang terkumpul tidak semuanya akan dimusnahkan. BI akan melakukan proses penyortiran terlebih dahulu.
"Nanti kita sortir. Uang yang sudah tidak layak edar akan dimusnahkan. Namun, uang yang masih layak edar akan kita edarkan kembali melalui perbankan untuk memenuhi kebutuhan ritel," pungkasnya.
Lihat juga Video 'Penjelasan Bank Indonesia Kepri soal Heboh Warga Ditolak Tukar Uang Logam':