NADIKABAR.COM — Sejumlah warga terdampak kebakaran di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/01, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menyetujui pelaksanaan program renovasi rumah.
"Kalau dibangun lagi semua, kita tinggal lagi di situ, kalau misalnya disaranin ke mana, ya kita ikutin aja," kata ibu bernama Warinah kepada wartawan di tenda pengungsian yang berlokasi di Jalan Mesjid Al-Huda, dekat Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu.
Perempuan asal Brebes itu mengaku kini sudah memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) Jakarta sehingga diharapkan proses renovasi maupun relokasi dapat berlangsung dengan mudah.
Kendati demikian, dia mengaku masih menunggu keputusan keluarga untuk kembali mengontrak atau pulang ke kampung halaman.
"Saya mau ikut anak ini yang bisa, mau ngontrakin, apa mau disuruh di kampung," ujar Warinah.
Sementara itu, warga bernama Andan bersama sang istri mengaku belum tahu sampai kapan mereka tinggal di tenda pengungsian tersebut lantaran masih mencari tempat tinggal pengganti.
"Kalau ada rencana mah, ya, kita pengen pindah, ya, nyari-nyari tempat tinggal, kalau ada bantuan, ada uang gitu. Cuman kita-kita semuanya hangus terbakar, tidak ada uang. Kita hanya makan seadanya," ungkap Andan.
Pedagang aksesoris ponsel itu mengaku sedang mengalami kesulitan ekonomi karena tidak ada barang berharga yang dapat diselamatkan saat kebakaran itu terjadi.
Jika ada penawaran rumah susun (rusun) dari pemerintah, dia pun mengaku masih harus mempertimbangkan jarak sekolah kedua anaknya yang berada di SDN 01 Kebayoran Lama Utara.
"Kalau untuk tempatnya, untuk kerja sih masih mikirkan, kalau misalnya rusun. Gimana persetujuannya aja, ya, gitu kan. Apalagi, kan istilahnya, kalau jauh dari sekolahan anak-anak, kan agak-agak kasihan, memburu waktu apa gimana gitu kan," tutur Andan.
Seperti diketahui, sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran beserta 128 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar sekitar 18 rumah tinggal dan empat tempat usaha di atas lahan seluas 1.205 meter persegi itu pada Selasa (22/9) malam.