Pilihan cepat untuk menuju destinasi ini yaitu, melalui Jalan Tol Manado Bitung, kemudian keluar gerbang tol KM 11 Airmadidi.

Traveler yang berkunjung ke waruga Sawangan harap menggunakan alas kaki yang nyaman dan bawa air minum secukupnya, karena pada siang hari cuaca di tempat ini cukup panas.

Hargai situs arkeologi ini dengan tidak memanjat maupun menyentuh langsung ukiran secara sembarangan, serta dilarang membuang sampah sembarangan.

Di kompleks waruga Sawangan terdapat seratus lebih waruga yang berdiri kokoh. Beberapa waruga bahkan dihiasi ukiran-ukiran indah yang menggambarkan status sosial, pekerjaan, atau cerita kehidupan si mati.

Waruga adalah peti mati atau tempat pemakaman yang terbuat dari batu basal. Waruga terdiri dari dua bagian, yaitu badan dan penutup.