"Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik dan langsung menyambar BBM eceran yang disimpan di dalam warung," terang AKP Bayu.

Dari hasil olah TKP, polisi mendapati posisi pintu warung terkunci slot dari dalam. Petugas juga menemukan sejumlah jeriken dan botol bekas air mineral berisi bensin eceran yang tersimpan persis di samping kulkas. Di dalam warung itu turut terdapat peralatan elektronik lain seperti televisi dan blender.

Selain menelan satu korban jiwa, kebakaran bangunan berukuran sekitar 8x4 meter beserta isinya tersebut ditaksir menimbulkan kerugian materiel sekitar Rp 40 juta.