"Kepala sekolah agar mengimbau orang tua atau wali murid untuk membawakan masker cadangan bagi putra-putrinya serta membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun setelah beraktivitas. Guru dan tenaga kependidikan juga wajib memberikan teladan terbaik dalam pelaksanaan imbauan dan panduan mitigasi ini," tuturnya.

Sebagai langkah antisipasi bila kondisi udara terus memburuk, Deden menegaskan opsi belajar dari rumah (BDR) atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) disiapkan untuk melindungi kesehatan warga sekolah.

"Apabila kondisi abu vulkanik semakin meningkat dan berdasarkan hasil pemantauan dinilai dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan, maka kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat dilaksanakan secara daring atau menyesuaikan melalui kegiatan belajar dari rumah (BDR). Hal ini tentunya dengan tetap memperhatikan arahan pemerintah daerah dan instansi berwenang serta kondisi masing-masing wilayah," pungkas Deden.