Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Water Bombing Tak Bisa Mengudara Padamkan Karhutla Bromo, Ini Alasannya
Bantuan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo via udara menggunakan Helikopter Water Bombing tidak mengudara pada Minggu 13 September 2026. Kendala
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Minggu, 13 September 2026 pukul 23:44 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Berdasarkan data asesmen Balai Besar TNBTS, titik api pertama kali terdeteksi pada Kamis (10/9) sore di kawasan Pengol sebelum menyebar ke Gunung Kursi. Meski sempat terkendali, hembusan angin kencang pada Sabtu (12/9) membuat api kembali membesar.
Kobaran api pun membesar dan menjalar hingga mencapai area Jemplang sekitar pukul 16.20 WIB. Kepanikan sempat terjadi karena api mengarah menuju Bromo Hillside yang saat itu masih ada pengunjung atau wisatawan didalamnya.
Upaya penyisiran dan pemadaman titik api yang mengarah ke Njemplang serta kawasan Bukit Banteng terus dilakukan oleh tim gabungan hingga Minggu (13/9/2026) siang.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.