“CEDM dan Outlook membantu para pemangku kepentingan, terutama sektor kreatif membuat keputusan yang lebih terinformasi, dan mendukung Rindekraf 2026-2045,” kata Riefky.

Penguatan data dan kompetensi SDM menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih terarah, sekaligus mendukung pengembangan potensi kreatif di berbagai wilayah Indonesia.

Gelaran WCCE 2026 telah melibatkan perwakilan lebih dari 82 negara dan tujuh organisasi internasional, dengan kehadiran 38 kepala delegasi, 183 pembicara dan moderator, serta 7.639 peserta. Sementara itu, Creative Village di kawasan SCBD dikunjungi lebih dari 20 ribu orang.

Konferensi ini juga mempertemukan pembuat kebijakan, pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan ekonomi kreatif untuk membahas peluang serta tantangan pengembangan ekonomi kreatif di tingkat nasional dan global.