"Melalui proyek rehabilitasi dan rekonstruksi SPAM ini, WIKA mendukung upaya pemerintah dalam memulihkan akses air minum bagi masyarakat terdampak. Kami terus mengoptimalkan pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan kualitas konstruksi, keselamatan, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan," ujar Ngatemin dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).
Adapun proyek ini dilaksanakan di tiga kabupaten, yaitu Langkat, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan. Lingkup pekerjaan WIKA meliputi pembangunan sumur bor, jaringan pipa transmisi dan distribusi sepanjang sekitar 41 kilometer, reservoir, serta pemasangan SR. WIKA juga membangun dua Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan kapasitas masing-masing 50 liter per detik, atau total 100 liter per detik.
Pekerjaan dimulai sejak Januari 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu satu tahun. Hingga pertengahan Oktober 2026, sejumlah fasilitas telah memasuki tahap pra-komisioning (pre-commissioning) dan uji alir untuk memastikan sistem siap berfungsi sebelum dioperasikan. Layanan air minum dipulihkan bertahap sesuai kesiapan fasilitas dan hasil pengujian bersama pihak terkait.