Kemarahan Windah bermula dari kepeduliannya terhadap kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan.
Melalui siaran langsung dan media sosial, kreator konten yang dikenal dengan gaya bermain game penuh humor ini turut menyoroti dampak karhutla terhadap lingkungan, satwa liar, dan kesehatan masyarakat.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatiannya adalah ancaman infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan kabut asap.
Windah juga menyinggung dugaan alih fungsi lahan bekas kebakaran menjadi perkebunan kelapa sawit. Ia mengajak penonton dan sesama kreator konten untuk tidak menutup mata terhadap persoalan lingkungan tersebut.
Namun, sikapnya justru mendapat respons negatif dari sejumlah akun media sosial. Beberapa komentar mengaitkan kritik Windah dengan kepentingan politik, bahkan menudingnya menerima bayaran dari tokoh tertentu.
Luapan kekesalan Windah kemudian menjadi perbincangan di media sosial, termasuk X. Sejumlah netizen memberikan dukungan terhadap keberaniannya mengangkat persoalan lingkungan di luar konten gaming yang selama ini menjadi ciri khasnya.
"Semangat windah! Menyuarakan kebakaran hutan aja diserang segininya," ucap @roymantics.
"semoga bang Windah dan gamerΒ² lain yang menyuarakan kebakaran hutan Kalimantan dilindungi Tuhan YME.. π€²π»," doa @Kurosaif.