Menurut data pemerintah, angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai 10,58 juta, naik 5,38 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Sektor pariwisata tercatat menghasilkan devisa sebanyak 8,43 miliar dolar AS atau sekira Rp140,95 triliun pada semester pertama tahun 2026.
Angka perjalanan wisatawan Nusantara dari Januari hingga Agustus 2026 tercatat melampaui 840 juta perjalanan, meningkat lebih dari 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
"Pencapaian ini menunjukkan ketahanan sektor pariwisata kita," kata Widiyanti.
Peningkatan angka kunjungan wisatawan dapat mendatangkan lebih banyak manfaat ekonomi, termasuk membuka peluang kerja dan usaha bagi warga di berbagai wilayah.
Menteri Pariwisata menyampaikan perlunya mengimbangi pertumbuhan angka kunjungan wisatawan dengan peningkatan kualitas produk, pelayanan, dan pengalaman pariwisata.