Hadirnya bantuan ini mendapat sambutan positif dari para petani. Salah seorang petani dari Kelompok Tani Sri Berkah, Kabupaten Pemalang, Sutirto mengaku merasakan manfaat bantuan mesin panen padi (combine harvester).
Dengan alat tersebut, petani mampu mempercepat proses panen sekaligus menghasilkan gabah yang lebih bersih dibandingkan cara konvensional. Sebab, bila panennya dilakukan dengan cara manual, membutuhkan sekitar 30-40 pekerja untuk menyelesaikan dua pertiga hektare lahan dalam sehari.
"Kalau menggunakan combine harvester, satu hektare bisa selesai sekitar satu setengah sampai dua jam," ucapnya.
Sutirto juga berterima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah dan Dinas Pertanian dan Peternakan atas bantuan tersebut. Ia berharap mesin panen itu dapat membantu meringankan pekerjaan petani dan meningkatkan efisiensi panen di wilayahnya. (ega/ega)