NADIKABAR.COM — Xpeng telah mengenalkan SUV andalannya yaitu Xpeng G9L untuk pasar Eropa lewat ajang Paris Motor Show 2026 dan keberadaannya menjadi salah satu hal yang patut diwaspadai karena besar kemungkinan memperketat kompetisi untuk pasar mobil kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Eropa.
Hal itu dapat terjadi karena selain menawarkan harga yang lebih terjangkau, mobil yang berasal dari China tersebut memiliki teknologi terkini yang bersaing dengan mobil-mobil merek Eropa.
Berdasarkan laporan Carscoops, Jumat (30/10) waktu setempat, Xpeng mematok harga G9L mulai dari 74.600 Euro (sekitar Rp1,51 miliar) di Jerman, lalu di pasar Eropa lainnya seperti Prancis, Austria, dan Belanda mobil ini hadir dengan kisaran harga 74.990 Euro hingga 75.990 Euro (sekitar Rp1,51 miliar- Rp1,53 miliar).
Harga itu jauh lebih murah ketimbang mobil EV buatan Eropa seperti BMW X5 keluaran baru yang harganya ditawarkan mulai dari 102.800 Euro (sekitar Rp2 miliar) dalam konfigurasi plug-in hybrid.
Posisi Xpeng G9L juga lebih menguntungkan untuk mendominasi pasar Eropa karena sejatinya mobil ini tidak hanya membidik satu kawasan saja tapi juga membidik pasar global lainnya seperti Australia dan Selandia Baru.
Dari beberapa versi yang dikenalkan, versi dengan penggerak tambahan (range-extender) mungkin yang paling menarik.