Kendaraan yang diproduksi juga akan mematuhi peraturan baru bertajuk Made in Europe, yang mewajibkan penggunaan komponen lokal dalam jumlah minimum untuk kendaraan listrik.

Pada dasarnya, merek tersebut akan beroperasi dengan cara yang serupa dengan merek otomotif tradisional Eropa. Meski demikian, Xpeng kemungkinan masih akan memasok banyak komponennya dari China, yang memberinya keunggulan biaya signifikan dibandingkan para pesaing lama di industri otomotif.

Saat ini, perusahaan manufaktur kontrak Magna Steyr memproduksi Xpeng G6, G9, dan sedan P7+ di pabriknya di Graz, Austria. Pabrik tersebut juga akan menjadi lokasi produksi G9L terbaru, yakni SUV andalan perusahaan yang menggunakan teknologi pemanjang jarak tempuh (range extender) sekaligus tersedia sebagai kendaraan listrik berbasis baterai.

Pekan lalu, G9L telah melewati uji coba produksi di pabrik tersebut. Xpeng belum mengungkapkan jumlah G9L yang akan diproduksi di sana, tetapi jumlahnya kemungkinan akan bergantung pada permintaan pasar.