Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa Tata Kostara mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan memperkenalkan daerah kepada wisatawan dari berbagai negara.

"Kami berharap Sumbawa semakin dikenal dunia internasional. Ini juga ajang promosi untuk peningkatan kualitas kepariwisataan Sumbawa,” ujarnya.

Cerita perjalanan para yachter di Sumbawa tidak berhenti pada laut dan panorama pesisir. Mereka diajak melihat kehidupan daerah melalui budaya dan tradisi yang masih dipertahankan masyarakat.

Setelah Karaci, rombongan diperkenalkan dengan Barapan Kebo, tradisi pacuan kerbau yang menjadi salah satu identitas budaya Sumbawa.

Nancy, wisatawan asal Amerika Serikat, bahkan mendapat kesempatan mencoba menjadi joki dalam tradisi tersebut.

Wisatawan itu mengaku sangat menikmati pengalaman tersebut. Apalagi, dia juga merasa diterima dengan hangat, diajak berinteraksi, berfoto, bahkan berenang bersama hiu paus dalam waktu cukup lama. Pengalaman itu, hanya dia rasakan di Indonesia, terutama di Sumbawa.

Bagi Nancy dan peserta lainnya, kesempatan terlibat langsung membuat tradisi yang sebelumnya hanya mereka kenal sebagai tontonan menjadi pengalaman personal.