NADIKABAR.COM — Kepala Dewan Kepemimpinan Kepresidenan (PLC) Yaman Rashad al-Alimi menyatakan pada Minggu (4/10) bahwa militer Yaman mulai melancarkan operasi untuk merebut kembali sejumlah wilayah yang masih berada di bawah kendali kelompok Houthi.
"Berdasarkan tanggung jawab konstitusional kami untuk melindungi kedaulatan republik dan warganya, serta merujuk pada keputusan Dewan Pertahanan Nasional setelah merampungkan segala prosedur yang diperlukan, saya hari ini mengumumkan dimulainya operasi militer untuk merebut kembali sisa wilayah republik ini," ujar al-Alimi dalam pidatonya kepada rakyat Yaman.
Ia menambahkan bahwa seluruh sistem pengamanan kini telah beralih dari tahap persiapan menuju "tahap pembebasan", seusai tidak ada lagi peluang untuk meredakan ketegangan.
Sementara itu, Juru Bicara Houthi Yahya Saree mengklaim bahwa pasukannya telah menggagalkan upaya militer Yaman di wilayah timur Provinsi Al-Jawf.
Ia menuturkan, banyak persenjataan yang dihancurkan atau dilumpuhkan dalam pertempuran itu, puluhan tentara pemerintah tewas maupun luka-luka, serta titik-titik konsentrasi pasukan lawan telah diserang menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone).