"Truk tidak bisa menguasai kemudi dan oleng ke kiri hingga membentur kerumunan orang yang sedang berada di depan tembok bangunan kiri jalan," ungkapnya.

Sebanyak 12 orang menjadi korban akibat ditabrak truk rem blong. Korban terdiri dari anak-anak hingga pria dan perempuan dewasa.

Sebanyak 6 orang tutup usia. Sementara 6 korban lain dibawa ke rumah sakit (RS) untuk mendapatkan perawatan.

1. Anak, Adisa, di RS Siloam Sepanjang Jaya2. Siti Habiah di RSUD Kota Bekasi3. Anak, Adiaha Raiqa Syafia, di RSUD Kota Bekasi4. Siti Nur Latifah RSUD Kota Bekasi5. Muhamad Ferdiansa di RSUD Kota Bekasi6. Soemiyati di RSUD Kota Bekasi.

1. Anak, Sodik, di RS Siloam Sepanjang Jaya2. Dian di RS Siloam Sepanjang Jaya3. Muhammad Maulana di RS Juwita4. Nur Jamilah di RS Juwita5. Anak, Raihan, di RS Juwita6. Anak, Fatuh, di RS Juwita

Seorang pengendara motor berinisial FN mengatakan truk molen melaju kencang sebelum menabrak kerumunan. Sebelum kecelakaan terjadi, FN melaju di kiri truk tersebut.

"Truk itu langsung ambil kiri dengan cepat, awalnya dia dari kanan kan langsung banting setir ke kiri. Cuma yang saya kira itu, (truk) itu ngambil kiri. Tapi, yang saya lihat itu, nggak mau berhenti, malah kencang," ujar FN saat dihubungi NadiKabar.

FN mengaku mendengar suara angin dari rem truk molen sehingga refleks mengerem laju motornya untuk menjaga jarak aman dari truk tersebut. FN tak mendengar bunyi klakson truk sehingga para korban tak sempat menghindar.