Ketiga lembaga tersebut berhak membagi rata total dana hibah senilai 300.000 dolar AS (masing-masing menerima 100.000 dolar AS) untuk pengembangan program lanjutan.

Program Development Specialist Yayasan Guru Belajar Muhammad Luqman Hakim, yang hadir menerima penghargaan tersebut, menyampaikan bahwa program Collective Teacher Leadership Development yang diluncurkan sejak 2021 telah menjangkau 61.717 guru di 91 kabupaten/kota.

"Selama ini guru sering diposisikan sebagai pelaksana yang menjalankan instruksi dari atas, jarang terlibat dalam pengembangan profesionalnya. Jadi ketika guru diajak menjadi pengambil keputusan, berkolaborasi dengan murid dan sesama guru, itu butuh waktu dan rasa aman untuk mencoba," kata Luqman.​​​​​​​

Luqman menjelaskan, tantangan terbesar dalam pengembangan kapasitas pendidik terletak pada pengubahan mental model atau cara pandang terhadap posisi guru dalam sistem pendidikan.