NADIKABAR.COM — Yayasan Kehati mendorong pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di Kampung Sukagalih, Desa Cipeuteuy, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan mengintegrasikan edukasi konservasi Owa Jawa dan pengembangan ekonomi lokal.

Manager Program Kehutanan Yayasan Kehati Christian Natalie mengatakan, pengembangan ekowisata tidak hanya bertujuan menarik pengunjung, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di sekitar Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

"Yang ingin dibangun bukan sekadar tempat untuk dikunjungi, melainkan juga kegiatan wisata yang memberi manfaat bagi masyarakat dan tetap menjaga alam," kata Christian dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Pengembangan ekowisata tersebut melibatkan kelompok perempuan dan orang muda, di antaranya melalui pembenahan jalur trekking, perbaikan fasilitas sanitasi di area berkemah, serta pengembangan produk olahan hasil hutan bukan kayu.