Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati, misalnya, mengembangkan produk manisan terong panjang dan dodol waluh yang masih dalam tahap uji coba dan mulai dipasarkan melalui warung serta kedai kopi.

Sementara itu, Komunitas Sawala Leuweung berperan dalam pemetaan jalur trekking (pendakian) dan pengembangan kegiatan edukasi lingkungan. Sebanyak enam titik telah diidentifikasi untuk pemasangan papan informasi guna membantu pengunjung mengenali keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.

Potensi edukasi juga diperkuat melalui pengenalan Owa Jawa (Hylobates moloch), primata endemik Pulau Jawa yang berstatus terancam punah (endangered) berdasarkan daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Di Kecamatan Kabandungan, Yayasan Kehati mendukung kegiatan konservasi Owa Jawa melalui pemetaan sebaran, pendugaan populasi, dan kampanye edukasi. Dalam pemetaan awal, tim mengidentifikasi sedikitnya 39 kelompok Owa Jawa di delapan lokasi pengamatan. Temuan tersebut masih dianalisis dan belum menjadi estimasi populasi final.