Dia mengatakan, dari total 75 naskah cerpen karya penulis muda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berusia 17–35 tahun, terpilih 10 karya nominasi yang kemudian disaring menjadi lima karya terbaik.

Melalui penutupan Program Tutur Tumurun 2026, kata Purwiati, Taman Budaya Yogyakarta atau TBY menegaskan kembali ikhtiar kebudayaannya dalam menggali folklor lokal sekaligus pembinaan terhadap regenerasi penulis muda di DIY.

"Program Tutur Tumurun hadir sebagai ruang perjumpaan lintas disiplin yang memadukan sains kebumian dengan khazanah kearifan lokal DIY lewat sudut pandang geomitologi," kata Purwanti.

Direktur Program Tutur Tumurun Latief S Nugraha mengatakan bentang alam Yogyakarta kaya akan warisan budaya yang bertaut langsung dengan situs-situs kebumian dan landasan filosofis berdirinya Nagari Ngayogyakarta.