Melalui partisipasinya dalam STDCT 2.0, Yokogawa juga memperkuat kemampuan teknologi berbasis AI dan keahlian penelitian dan pengembangan (R&D) untuk menghasilkan solusi komprehensif. Solusi tersebut akan mendukung langkah Singapura menuju ekonomi digital berkelanjutan, serta meningkatkan efisiensi dan stabilitas operasional Data Center AI di berbagai negara.
Profesor Lee Poh Seng, Direktur STDCT dan Head, Department of Mechanical Engineering, College of Design and Engineering, NUS, mengatakan, "AI pada dasarnya mengubah desain dan pengoperasian Data Center. Seiring meningkatnya densitas rak dan semakin kompleksnya infrastruktur, peningkatan kinerja komponen secara individual tidak lagi cukup. Kita harus mengoptimalkan Data Center sebagai sebuah sistem terintegrasi yang mencakup komputasi, daya, pendinginan, sistem kontrol, dan operasional. STDCT 2.0 menyediakan platform untuk mengintegrasikan berbagai aspek tersebut dan memvalidasi solusi dalam kondisi iklim tropis yang penuh tantangan. Keahlian Yokogawa yang mendalam dalam solusi pengukuran, otomasi industri, dan operasi otonom menjadi kemampuan penting dalam upaya tersebut. Melalui kemitraan ini, kami ingin mengembangkan dan membuktikan pendekatan baru agar Data Center AI tidak hanya lebih efisien dalam penggunaan energi dan sumber daya, namun juga lebih cerdas, tangguh, dan mudah dikembangkan untuk diterapkan di Singapura serta pasar tropis lainnya."
Kin Wah Chay, President and CEO, Yokogawa Engineering Asia, mengatakan, "Inisiatif ini mencerminkan visi Yokogawa untuk mewujudkan otonomi industri, serta memperluas keahlian kami ke sektor infrastruktur digital yang berkembang pesat. Kami gembira bergabung dengan Konsorsium STDCT 2.0 dan bekerja sama dengan berbagai mitra terkemuka guna mempercepat pengembangan serta melakukan inovasi bersama bagi Data Center AI generasi baru. Dengan memanfaatkan pengalaman selama puluhan tahun di bidang otomasi industri dan manajemen energi, kami turut mendorong operasional Data Center yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan di wilayah tropis."
Informasi selengkapnyaSolusi Data Center Yokogawa: https://www.yokogawa.com/industries/data-centers/
Tentang Sustainable Tropical Data Centre Testbed (STDCT)Sustainable Tropical Data Centre Testbed (STDCT) merupakan inisiatif riset kolaboratif yang dipimpin National University of Singapore (NUS) dan dijalankan oleh College of Design and Engineering bersama sejumlah mitra industri terkemuka.STDCT 2.0 mengembangkan desain Data Center yang hemat energi dan dapat beroperasi secara andal di iklim tropis. Program ini menyediakan lingkungan pengujian nyata untuk mengevaluasi, memvalidasi, dan menerapkan inovasi berkelanjutan yang dapat mengurangi konsumsi energi dan air, serta mendukung operasional Data Center dengan kepadatan komputasi tinggi untuk beban kerja AI.Informasi lebih lanjut: https://cde.nus.edu.sg/stdct/