Hasilnya menarik: latihan endurance meningkatkan estimasi VO2 Max rata-rata 6,2 ml/kg/menit, sementara latihan kekuatan meningkatkan running economy dengan menurunkan kebutuhan oksigen saat berlari sekitar 4,2 persen. Latihan kecepatan juga memperbaiki running economy dan kecepatan 400 meter.

Dengan demikian, bisa dijelaskan bahwa kemampuan berlari Half Marathon atau 21,1 km dengan pace sekitar 2:42/km bukan cuma soal paru-paru kuat. Ada kombinasi kapasitas aerobik, kekuatan otot, kecepatan, dan efisiensi gerakan.