NADIKABAR.COM — Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara dengan utusan Amerika Serikat (AS), Steve Witkoff dan Jared Kushner. Pembicaraan itu berlangsung di tengah perselisihannya dengan Presiden AS Donald Trump.

Dilansir AFP, Minggu (18/10/2026), Zelensky mengatakan bahwa "banyak hal bergantung pada Amerika", setelah sebelumnya memperingatkan Washington agar tidak berpihak kepada Moskow dalam konflik terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

Pemimpin Ukraina di masa perang itu berbicara dengan para pejabat AS ketika Rusia dan Ukraina saling menyerang fasilitas energi masing-masing. Serangan Rusia menyebabkan ribuan orang kehilangan aliran listrik, sementara Kyiv melancarkan serangan drone terbesar ke Saint Petersburg sejak perang dimulai pada 2022.

Diketahui, Trump dan Zelensky berselisih setelah pemimpin AS itu menghalangi penerapan sanksi baru terhadap Rusia dan membuat kesepakatan diesel dengan Moskow. Hal ini memicu kekhawatiran di Kyiv dan Eropa bahwa Gedung Putih mulai condong ke pihak Moskow.

Setelah berbicara dengan Witkoff, mitra bisnis Trump, dan Kushner, menantu Trump, Zelensky mengatakan bahwa "banyak hal bergantung" pada posisi AS dalam perang tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa "jelas bahwa ada banyak hal yang penting bagi kita semua dan perang ini harus diakhiri".