Chih-Wen Kuo, Senior Vice President NSYSU, mengatakan bahwa universitas akan terus mengintegrasikan sumber daya AI dan HPC yang dimilikinya serta mempererat kolaborasi dengan industri dalam pertukaran teknologi dan pengembangan talenta. Langkah ini bertujuan untuk menyediakan lingkungan komputasi yang semakin andal guna mendukung kegiatan pengajaran dan penelitian. Universitas juga akan mendorong para peneliti dari berbagai disiplin ilmu untuk memanfaatkan AI dan HPC dalam penelitian dan pengembangan berbagai aplikasi inovatif, sekaligus mencetak lebih banyak talenta AI dan HPC bagi Taiwan.
"Pengembangan AI tidak hanya membutuhkan algoritma dan aplikasi, tetapi juga dukungan lingkungan komputasi yang stabil dan andal," ujar Chun-Wei Tsai, Associate Vice President of the Library and Information Services sekaligus Associate Professor di Department of Computer Science and Engineering NSYSU. "Melalui kolaborasi ini, dosen dan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dapat memanfaatkan sumber daya komputasi secara lebih optimal, sekaligus mengembangkan kemampuan yang memadukan pemahaman teori dengan pengalaman praktis."
Zettabyte Co., Ltd. adalah inovator global di bidang infrastruktur pusat data AI dan solusi perangkat lunak GPU terintegrasi. Perusahaan menyediakan teknologi komputasi AI berkinerja tinggi dan ramah lingkungan bagi pemerintah dan perusahaan di seluruh dunia. Perangkat lunak zWARE dari Zettabyte menyatukan berbagai komponen infrastruktur komputasi AI dalam satu solusi, mulai dari perangkat keras eksklusif dan teknologi pendinginan cair canggih hingga infrastruktur AI berdaulat, dengan tetap mengutamakan keamanan siber dan efisiensi. www.zettabyte.com
National Sun Yat-sen University adalah universitas riset nasional yang didirikan di Kaohsiung pada 1980. Berlokasi di Sizihwan, di tepi Pelabuhan Kaohsiung, universitas ini memiliki sepuluh fakultas yang mencakup bidang humaniora, sains dan teknik, manajemen, ilmu kelautan, ilmu sosial, kedokteran, semikonduktor, dan keuangan internasional. NSYSU dikenal memiliki keunggulan di bidang ilmu kelautan dan terus memperkuat kapabilitasnya di bidang AI. Pada 2019, universitas ini mendirikan Artificial Intelligence Research and Industry Promotion Center.