Model konstruksi: dari "rekayasa biasa" menuju "produk dan prafabrikasi".

AIDC tidak lagi sepenuhnya mengandalkan metode rekayasa biasa. Melalui pendekatan berbasis produk, prafabrikasi, dan modularisasi, Huawei memindahkan kompleksitas ke pabrik, menyederhanakan proses bagi pelanggan, serta mempercepat penerapan kapasitas komputasi.

Inovasi pada Level Sistem untuk AIDC Generasi Berikutnya

Solusi AIDC grid-interactive Huawei bukan sekadar inovasi pada level produk, melainkan solusi terpadu yang dirancang melalui inovasi pada level sistem. Nilai tambah utamanya terletak pada jaminan pengoperasian kapasitas komputasi bernilai tinggi secara stabil dengan tingkat keandalan tinggi, menghasilkan lebih banyak token per watt melalui efisiensi energi yang tinggi, mempercepat penerapan kapasitas komputasi melalui proses pengiriman yang cepat, serta mendukung jaringan listrik dengan karakteristik ramah jaringan meskipun AIDC merupakan beban berskala besar.

Zhou Jianjun mengatakan, "AI membuka era baru bagi industri. Menanggapi peluang yang muncul dari transformasi industri AIDC, Huawei mengintegrasikan teknologi digital, elektronika daya, manajemen termal, dan manajemen penyimpanan energi, serta berfokus pada sistem tenaga baru dan bidang-bidang inti AIDC untuk membangun kapabilitas komprehensif dalam pembangkit listrik dengan energi terbarukan, pembentukan dan koneksi jaringan, pasokan daya untuk komputasi berdensitas tinggi, sistem pendinginan cair, serta sinergi komputasi dan listrik. Huawei siap bekerja sama dengan pelanggan dan mitra global guna mendorong industri AIDC menuju pengembangan berkualitas tinggi, berkelanjutan, dan inovatif. Dengan demikian, setiap watt dapat menghasilkan lebih banyak token dan turut menggerakkan era AI ke depan."