Bagi Pires, keberhasilan tersebut merupakan bagian penting dari perjalanan panjang Prancis. Ia juga menyoroti peran generasi juara Piala Dunia 1998 yang kemudian ikut membangun kembali Les Bleus setelah periode sulit, termasuk kegagalan di Piala Dunia 2010.
"Kami memiliki pelatih yang benar-benar hebat. Namun intinya, apakah itu Zizou, Didier atau Lolo [Laurent Blanc], melihat seorang alumni 1998 menjadi pelatih Prancis membuat kami semua bahagia," ujar Pires.
Kini Zidane mendapat tugas melanjutkan tongkat estafet tersebut. Mantan bintang Prancis itu ditunjuk menggantikan Deschamps pada Juli 2026 dan dikontrak hingga Piala Dunia 2030.