NADIKABAR.COM — Zinedine Zidane mengawali kariernya sebagai pelatih Timnas Prancis dengan impresif. Tapi Robert Pires meminta publik tidak melupakan jasa Didier Deschamps yang lebih dulu membawa Les Bleus kembali menjadi salah satu kekuatan elite dunia.
Zidane belum terkalahkan dalam empat pertandingan pertamanya sebagai juru taktik Les Bleus. Eks pemain dan pelatih Real Madrid itu membawa Les Bleus meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Start tersebut turut disambut antusias suporter. Nama Zidane bahkan beberapa kali menggema di Stade de France saat Prancis tampil dengan permainan yang atraktif.
Namun, Pires menilai antusiasme terhadap era baru Zidane tidak seharusnya membuat pencapaian Deschamps selama menangani Prancis dilupakan. Berbicara dalam acara di Metz, Pires mengingatkan bahwa Deschamps punya peran besar dalam membangun Prancis hingga menjadi tim elite seperti sekarang.
"Kita berbicara tentang Zidane, salah satu pemain terbaik yang pernah dihasilkan sepakbola," kata Pires, dikutip Foot01.
"Dia sekarang sudah membuktikan dirinya sebagai pelatih, setelah memenangkan beberapa trofi bersama Real Madrid.
"Namun, kita tidak boleh melupakan apa yang dicapai Didier Deschamps selama bertahun-tahun. Jadi, ini adalah babak baru. Sepakbolanya cukup menghibur. Para pemainnya luar biasa - sesuatu yang menurut saya sudah dilihat dan diperhatikan semua orang."
Deschamps menangani Prancis sejak 2012 hingga Piala Dunia 2026. Di bawah kepemimpinannya, Les Bleus menjadi juara Piala Dunia 2018, runner-up Piala Dunia 2022, dan juara UEFA Nations League 2021. Pada Piala Dunia 2026, Prancis finis di posisi keempat.
Bagi Pires, keberhasilan tersebut merupakan bagian penting dari perjalanan panjang Prancis. Ia juga menyoroti peran generasi juara Piala Dunia 1998 yang kemudian ikut membangun kembali Les Bleus setelah periode sulit, termasuk kegagalan di Piala Dunia 2010.
"Kami memiliki pelatih yang benar-benar hebat. Namun intinya, apakah itu Zizou, Didier atau Lolo [Laurent Blanc], melihat seorang alumni 1998 menjadi pelatih Prancis membuat kami semua bahagia," ujar Pires.
Kini Zidane mendapat tugas melanjutkan tongkat estafet tersebut. Mantan bintang Prancis itu ditunjuk menggantikan Deschamps pada Juli 2026 dan dikontrak hingga Piala Dunia 2030.