Zulhas mengatakan pada 2024, terdapat 30 juta ton pupuk, namun yang terserap hanya 6 juta. Setelah dirapatkan, Zulhas memangkas dari 145 aturan menjadi 3 aturan saja.

"Saya rapat tiga kali, ya kita rubah aturan itu menjadi 3 (saja) mengenai pupuk. Saya lapor presiden, presiden seminggu cepat sekali keluar perpres," tambah Zulhas.

Pada tahun berikutnya, pupuk yang terserap menjadi 9,5 juta ton. Dengan penggunaan 9,5 juta ton, produksi pupuk naik sekitar 7 sampai 8%.

"Sehingga pupuk terserap 9,5 dan tahun 2025 produksi kita naik dari pupuk aja itu kira-kira hampir 2 juta," lanjutnya.

Kedua, strategi pemerintah yakni memperbaiki produktivitas sawah. Menurutnya, produktivitas sawah bisa digenjot dengan memperbaiki irigasi dan juga jalan menuju irigasi itu.