NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan Indonesia rugi hingga Rp 250 triliun setiap tahun karena sumber daya laut atau ikan dirampas asing. Hal ini terjadi karena nelayan tidak memiliki daya saing karena rendahnya nilai tukar nelayan nasional.
"Begitu nelayan kita lemah, dia tidak berdaya, seluruh lautan kita, ikan-ikan kita yang banyak itu, diambil oleh nelayan yang kuat siapa? Thailand, Vietnam, Jepang, Tiongkok. Jadi menurut Menteri Kelautan, Indonesia dirugikan ikannya setiap tahun kira-kira Rp 250 triliun, kenapa? Karena nelayan kita tidak berdaya. Karena nelayan kita miskin," kata Zulhas dalam acara Lampung Financial Festival 2026, Sabtu (6/9/2026).
Pemerintah menargetkan untuk bisa meningkatkan nilai tukar nelayan paling lambat tahun depan. Saat ini nilai tukar nelayan masih di angka 103 atau masuk desil satu, dan diharapkan tahun depan angka ini bisa mencapai 120.