Rumbi mengatakan penerimaan InstaView di Indonesia menunjukkan tren positif. Pada 2021, model InstaView menyumbang sekitar 16% penjualan kulkas side-by-side LG. Dalam tiga tahun terakhir kontribusinya meningkat menjadi sekitar 36%, dan pada 2026 masih berada di kisaran 36-37%.
Menurutnya, karakteristik masyarakat Indonesia juga membuat teknologi seperti InstaView relevan. Satu kulkas kerap digunakan oleh banyak anggota keluarga sehingga pintunya sering dibuka-tutup. Kebiasaan berkumpul bersama keluarga atau tamu juga membuat frekuensi penggunaan kulkas semakin tinggi.
Faktor iklim tropis turut menjadi perhatian. Semakin sering pintu dibuka, udara panas dari luar akan masuk dan udara dingin keluar sehingga sistem pendinginan harus bekerja menjaga temperatur kembali stabil.
Jungsoo An, Product Director Kitchen Home Appliance Solution LG Electronics Indonesia, mengatakan pengurangan aktivitas membuka pintu juga dapat membantu membuat konsumsi listrik lebih optimal.
"Membuat kulkas LG InstaView memberi konsumsi listrik lebih optimal bersanding dengan keberadaannya yang meningkatkan kesan elegan pada dapur," ujarnya.
LG kini juga membawa InstaView ke era kecerdasan buatan. Menurut Rumbi, AI diterapkan pada chipset dan kompresor untuk meningkatkan efisiensi energi, membuat operasi lebih senyap, meningkatkan ketahanan produk, serta menghasilkan kontrol temperatur yang lebih presisi.