"Soalnya pas yang di dalam itu saya nggak ini ya, nggak mengikuti ya. Makanya saya sarankan nanti agar Pak Menteri yang lebih dalam, lebih afdol untuk bisa memberikan keterangan mengenai hal ini," kata Erani.

Sebelumnya, Bahlil menyatakan dirinya mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menindaklanjuti setiap kesepakatan yang dijajaki pada saat kunjungan di Vladivostok, Rusia.

Segala kesepakatan yang dibangun di Vladivostok diarahkan agar menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Bahlil juga memastikan agenda energi tidak berhenti pada komitmen, tetapi diarahkan menuju kerja sama yang konkret dan memberikan nilai tambah bagi kepentingan nasional.

"Arahan Bapak Presiden sangat jelas. Kerja sama energi dengan Rusia harus memperkuat ketahanan energi nasional, baik melalui peningkatan produktivitas migas, pembangunan infrastruktur energi, maupun pengembangan teknologi energi masa depan," ujar Bahlil dalam keterangannya.

Di panggung Eastern Economic Forum, Bahlil bilang Prabowo menyampaikan pentingnya menempatkan ketahanan energi dan hilirisasi sumber daya alam sebagai bagian dari pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.