Maryam (72) ternyata sedang mengantar anaknya, Nur Aini (21), yang sedang mencari pekerjaan.

Nur Aini sendiri merupakan lulusan dari SLB 02 Jakarta yang berada di Lenteng Agung. Sang ibu, Maryam, menceritakan bahwa anaknya pernah mengalami sakit sehingga mengalami keterbatasan intelektual.

Namun, Maryam menyebut anaknya memiliki keinginan untuk bekerja, terkhususnya di bidang tata boga.

"Bisa, di rumah juga bantu-bantu masak, kan bisa," ujar Maryam.

Nur Aini dan Maryam menyebut informasi terkait pameran karir ini mereka peroleh dari orang kelurahan tempat tinggalnya. Keduanya pun berharap pemerintah dapat memberikan kemudahan pencarian kerja dan tidak membeda-bedakan pencari kerja.

"Iya (jangan dibeda-bedain). Semuanya juga bisa kerja," ujar Maryam.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Syaripudin mengatakan bahwa lowongan yang tersedia di pameran kerja ini akan diproses secara bertahap.

"Mereka melakukan rekrutmen dan kita terus mewajibkan mereka untuk melaporkan kondisi ketenagakerjaannya setiap bulan. Jadi kita tahu tiap bulan itu sebenarnya ada berapa lowongan di tiap perusahaan yang ada di Jakarta," jelas Syaripudin.

Ia juga menyorot adanya aturan yang mewajibkan penyerapan pekerja penyandang disabilitas.

"Ada dalam undang-undang ketentuan di mana perusahaan diwajibkan salah satunya untuk menerima rekan-rekan kita yang penyandang disabilitas," ujarnya.