Director Asian Surf Cooperative sekaligus Sekretaris Jenderal PB PSOI Tipi Jabrik mengatakan Liga Surfing Indonesia tidak hanya berorientasi pada pencarian juara, tetapi juga membangun sistem kompetisi yang menghubungkan klub, komunitas surfing, organisasi daerah, dan atlet profesional.

"Yang ingin kami bangun adalah sebuah sistem kompetisi nasional yang memberikan kesempatan kepada peselancar Indonesia untuk terus berkembang, mulai dari klub, komunitas surfing, hingga mampu bersaing di tingkat internasional," ujar Tipi.

Menurut Tipi, pengalaman bertanding bersama peselancar profesional dapat membantu atlet muda meningkatkan kemampuan, standar persaingan, dan kesiapan menghadapi kompetisi internasional.

Grand Final LSI 2026 mempertandingkan delapan divisi, yakni Open Men, Open Women, Junior Men U18, Junior Women U18, Under 10, Master atau peselancar berusia di atas 40 tahun, Open Men Longboard, dan Open Women Longboard.

Berdasarkan data pendaftaran, divisi Open Men menjadi kategori dengan peserta terbanyak, yakni 39 atlet atau 31,7 persen dari total peserta. Posisi berikutnya ditempati Junior Men U18 dengan 32 atlet atau 26 persen.

Divisi Open Women dan Master masing-masing diikuti 12 atlet, sedangkan Junior Women U18 diikuti 10 atlet dan Under 10 sebanyak delapan atlet. Sementara itu, Open Men Longboard diikuti enam atlet dan Open Women Longboard empat atlet.