Emil memastikan personel BPBD Jatim siaga 24 jam untuk memonitor kondisi karhutla di Jatim. Selain personel, logistik juga telah disiapkan oleh Pemprov Jatim.

"Karena kesiapan pemadaman dari mulai kesiapan air, personel, armada, itu nggak boleh lengah kita di situ. Apalagi Jawa Timur provinsi yang padat penduduk, lengah sedikit itu sudah dekat sekali dengan daerah pemukiman yang terbakar," jelasnya.

"Kami semua siaga dan kami akan memberikan penanganan yang semaksimal mungkin untuk meminimalisir warga yang terdampak," tandasnya.