NADIKABAR.COM — Sebanyak 1.500 peserta dari berbagai daerah mengikuti Circuit Global Championship (CGC) Indonesia 2026 di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, pada 26-27 September. Ajang reparasi ponsel ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan dan sertifikasi teknisi Indonesia.

Kegiatan yang digelar Asosiasi Teknisi Ponsel Indonesia (TESPOIN) tersebut didukung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf). Kompetisi tingkat nasional mencakup perbaikan CPU iPhone, CPU Android, dan glass repair.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan pekerjaan teknisi ponsel semakin kompleks. Kemampuan reparasi dasar perlu berkembang menjadi keterampilan teknis yang spesifik, presisi, dan terukur.

"Teknisi ponsel bukan sekadar orang yang memperbaiki perangkat saja. Dibutuhkan pengetahuan, keterampilan, ketelitian, pengalaman, disiplin, dan kemampuan memecahkan masalah. Makin maju sebuah teknologi, semakin tinggi pula tuntutan kompetensinya," kata Afriansyah dalam acara tersebut, Sabtu (26/9/2026).