Sebelumnya, Dony mengatakan langkah meger BUMN asuransitersebut dilakukan lantaran bisnisnya masih dalam skala kecil dan tidak cukup kompetitif dibandingkan perusahaan swasta. Hal ini berdasarkan hasil dari fundamental business review Danantara .

"Kita punya 16 perusahaan insurance. Tapi tidak kompetitif karena kecil-kecil ya. Insurance kita nanti mungkin menjadi 3, ada life insurance, general insurance, credit insurance. Tidak ada lagi yang tetapi size-nya cukup kompetitif," katanya di acara IKA Fikom Unpad Executive Breakfast Meeting Kuartal Pertama Danantara, di Hutan Kota, Plataran, Jakarta, Rabu (18/6/2025).