Di wilayah Sumatera, dampak terjadi di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Sementara itu, sebaran dampak di wilayah Papua tercatat di beberapa provinsi. Di Provinsi Papua Barat Daya, dampak terjadi di Bandara Domine Eduard Osok, Kota Sorong. Di Provinsi Papua Barat, dampak terjadi di Bandara Rendani, Kabupaten Manokwari; Bandara Torea, Kabupaten Fakfak; dan Bandara Utarom, Kabupaten Kaimana.

Selain itu, dampak juga terjadi di Bandara Douw Aturure, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, serta Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Di Provinsi Maluku, dampak terjadi di Bandara Pattimura, Kota Ambon; Bandara Rar Gwamar, Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru; dan Bandara Namniwel, Namlea, Kabupaten Buru. Di Provinsi Maluku Utara, dampak terjadi di Bandara Sultan Babullah, Kota Ternate; Bandara Leo Wattimena, Kabupaten Pulau Morotai; dan Bandara Oesman Sadik, Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan. Dampak serupa juga terjadi di Bandara Tampa Padang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

Selain dampak Karhutla, dalam periode yang sama terdapat 4 penerbangan yang dibatalkan akibat faktor lain, yaitu sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok dan cuaca buruk.