Berdasarkan informasi awal dari BBTNBTS, kebakaran bermula dari lahan masyarakat pada 14 Oktober 2026 dan merembet ke kawasan taman nasional. Api kembali menyala disertai angin kencang yang menyulitkan proses pemadaman.

Sukaris meninggal dunia saat bertugas, sedangkan Hendra sempat menjalani perawatan akibat luka bakar serius sebelum meninggal dunia.