Managing Director Microsoft Indonesia, Gunawan Susanto, menegaskan bahwa kesiapan adopsi AI di Indonesia hanya akan bermakna apabila akses terhadap pembelajarannya terdistribusi secara merata.

"Selain bangga karena mampu membekali 2,4 juta talenta, kami juga bersyukur karena di dalamnya termasuk guru madrasah di 38 provinsi, teman-teman disabilitas, hingga aparatur sipil negara di berbagai daerah. Bagi Microsoft, kesiapan AI hanya akan bermakna jika aksesnya merata," tegas Gunawan, dalam keterangan yang diterima NadiKabar, Jumat (18/9/2026).

Pentingnya penguasaan teknologi ini sejalan dengan temuan Microsoft Work Trend Index 2026, yang mencatat bahwa 33% pekerja Indonesia telah menjadi Frontier Professionals. Selain itu, 72% pengguna AI di Indonesia mengaku kini sanggup menyelesaikan pekerjaan yang belum mampu mereka lakukan pada tahun sebelumnya.