"Kalau ajak temen itu ya gonta-ganti kayak nggak pasti sama itu. Ini kan sama temennya orang sini, Gendolan (Dusun Bongso) situ. Tapi, temennya ini belum diketemukan," kata dia.

Ia menceritakan, kondisi suaminya ditemukan selamat. Kemudian, Minggu (13/9) sekitar pukul 16.00 WIB, telah menelepon dengan meminjam handphone milik relawan.

"Alhamdulillah sehat. Kemarin sore jam 4-an itu telepon pakai pinjam HP-nya relawan. Teleponnya ngabari, 'aku baik-baik aja'. 'Ini Hisyam yang belum ketemu, masih dicari informasinya'," kata ibu tiga putera.

Pihaknya berharap, semoga suaminya bisa segera kembali berkumpul dengan keluarganya.

"Ya semoga sampai rumah, selamat," ujarnya.

Sebelumnya KM Virgo Transport 8 sempat melaporkan cuaca buruk pada Minggu dini hari pukul 02.00 Wita. Kemudian pukul 04.10 Wita tim General Manager PT Virgo melaporkan hal itu kepada Basarnas.

Kejadian itu dilaporkan ke Kantor SAR Banjarmasin untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan. Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan 1 tim menuju Dermaga SAR Basirih pada pukul 04.30 Wita.

"Dilaporkan info awal operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak di Laut Jawa, Provinsi Kalimantan Selatan," jelas Kabasarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii kepada wartawan seperti dihimpun dari keterangan resmi.

Saat itu posisi terakhir kapal diketahui berada di perairan Laut Jawa dengan jarak sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin. Titik koordinat Kapal Virgo hilang koordinat berada di 4°31'51.82"S 114° 2'6.88"E Heading 203.94°, atau jarak tempuh sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.