NADIKABAR.COM — Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2027 menjadi salah satu tahapan penting bagi calon petugas yang akan mendampingi dan melayani jemaah haji Indonesia.

Pendaftaran resmi peserta telah dimulai pada Selasa, 25 Agustus 2026 hingga 31 Agustus 2026.

Seluruh calon pendaftar diwajibkan memenuhi kriteria kualifikasi serta mengunggah kelengkapan dokumen administrasi sesuai formasi yang dipilih. Selain itu, tahapan selanjutnya adalah tes Computer Assisted Test (CAT).

Tes ini dirancang untuk mengukur pengetahuan, kompetensi, serta kesiapan calon petugas dalam menjalankan tugas pelayanan jemaah.

Pada seleksi PPIH 2027, formasi yang dibuka mencakup PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi. PPIH Arab Saudi tim redaksi lain memiliki layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, media center, serta layanan untuk jemaah lansia dan disabilitas.

Materi yang perlu dipelajari calon peserta tim redaksi lain pengetahuan dasar haji, fikih haji, rukun dan wajib haji, perjalanan jemaah, akomodasi, dokumen haji, istita'ah, serta wawasan penyelenggaraan haji di Arab Saudi.

Berikut 20 contoh soal CAT petugas haji 2027 lengkap dengan pilihan jawaban dan kunci jawabannya.

1. Apa yang dimaksud dengan istita'ah dalam penyelenggaraan ibadah haji?

A. Kemampuan seseorang untuk membeli oleh-oleh di Tanah SuciB. Kemampuan seseorang untuk melaksanakan perjalanan dan ibadah haji sesuai ketentuanC. Kemampuan seseorang menguasai bahasa ArabD. Kemampuan seseorang mendapatkan visa hajiE. Kemampuan seseorang tinggal di Arab Saudi

Istita'ah secara umum berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk melaksanakan ibadah haji, termasuk kemampuan fisik dan finansial sesuai ketentuan yang berlaku.

Rukun haji terdiri atas enam hal, yaitu ihram, wukuf di Arafah, tawaf ifadah, sa'i, tahallul, dan tertib.

3. Di mana jemaah yang datang melalui Madinah mengambil miqat?

A. Masjidil HaramB. Masjid QubaC. Masjid NabawiD. Bir AliE. Jabal Uhud

Jemaah yang datang melalui jalur Madinah menuju Makkah umumnya mengambil miqat di Dzul Hulaifah atau Bir Ali.

A. Bermalam di MuzdalifahB. Berdiam atau berada di Arafah pada waktu yang telah ditentukanC. Melontar jumrahD. Mengelilingi Ka'bahE. Berlari-lari kecil tim redaksi Safa dan Marwah

Wukuf di Arafah merupakan salah satu rukun haji. Jemaah berada di wilayah Arafah pada waktu wukuf yang telah ditentukan.

5. Apa nama rangkaian puncak ibadah haji yang berlangsung di Arafah, Muzdalifah, dan Mina?

A. ArbainB. ArmuznaC. TahallulD. MiqatE. Nafar

Armuzna merupakan singkatan dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Ketiga wilayah tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian puncak pelaksanaan ibadah haji.

6. Apa yang dimaksud dengan mabit di Muzdalifah?

A. Bermalam atau tinggal di Muzdalifah pada waktu yang ditentukanB. Melaksanakan tawaf di MuzdalifahC. Melakukan sa'i di MuzdalifahD. Mengambil miqat di MuzdalifahE. Melakukan tahallul di Muzdalifah

Mabit di Muzdalifah merupakan salah satu rangkaian wajib haji. Jemaah berada di Muzdalifah setelah meninggalkan Arafah sesuai ketentuan waktu pelaksanaan haji.

7. Apa yang dimaksud dengan Nafar Awal?

A. Jemaah meninggalkan Mina pada 10 ZulhijahB. Jemaah meninggalkan Mina pada 11 ZulhijahC. Jemaah meninggalkan Mina pada 12 Zulhijah sebelum matahari terbenamD. Jemaah meninggalkan Mina pada 13 ZulhijahE. Jemaah meninggalkan Mina sebelum wukuf

Nafar Awal adalah pilihan bagi jemaah untuk meninggalkan Mina pada 12 Zulhijah sebelum matahari terbenam, setelah menyelesaikan kewajiban melontar jumrah sesuai ketentuan.

8. Apa fungsi utama SISKOHAT dalam penyelenggaraan haji?

A. Mengatur jadwal penerbangan internasionalB. Mengintegrasikan data dan proses penyelenggaraan hajiC. Mengatur menu makanan jemaahD. Mengelola hotel di Arab SaudiE. Menentukan jadwal khutbah Jumat

Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) digunakan untuk mendukung pengelolaan dan integrasi data dalam penyelenggaraan ibadah haji.

9. Seorang jemaah lansia terlihat kebingungan dan tidak mengetahui lokasi hotelnya. Apa tindakan petugas yang paling tepat?

A. Meminta jemaah mencari sendiriB. Menyuruh jemaah menunggu tanpa memberikan informasiC. Membantu menenangkan, mengidentifikasi identitas jemaah, kemudian mengarahkan atau mengantarkannya ke lokasi yang tepatD. Meminta jemaah kembali ke bandaraE. Membiarkan jemaah bersama jemaah lain

Petugas harus mengutamakan keselamatan dan kebutuhan jemaah. Pada kondisi seperti ini, petugas perlu berkomunikasi dengan tenang, memeriksa identitas, dan membantu jemaah hingga menemukan lokasi atau pihak yang tepat.

10. Apa sikap utama yang harus dimiliki petugas ketika melayani jemaah?

A. Tegas tanpa kompromiB. Mengutamakan kepentingan pribadiC. Ramah, sabar, responsif, dan berorientasi pada pelayananD. Menghindari komunikasi dengan jemaahE. Menyerahkan seluruh masalah kepada ketua kloter

Petugas haji memiliki tanggung jawab pelayanan sehingga sikap ramah, sabar, responsif, dan mampu menyelesaikan persoalan menjadi bagian penting dari kompetensi petugas.

11. Jika seorang jemaah mengeluhkan layanan konsumsi, tindakan pertama yang sebaiknya dilakukan petugas adalah...

A. Mengabaikan keluhanB. Menyalahkan penyedia konsumsiC. Mendengarkan keluhan dan mencatat persoalan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedurD. Meminta jemaah membeli makanan sendiriE. Langsung menyebarkan keluhan di media sosial

Petugas harus menerima laporan dengan baik, memahami persoalan, kemudian meneruskannya kepada pihak yang memiliki kewenangan untuk menyelesaikannya.

12. Mengapa petugas haji perlu memahami kondisi cuaca di Arab Saudi?

A. Agar dapat menentukan tempat wisataB. Agar dapat membantu jemaah beradaptasi dan mengantisipasi risiko kesehatan akibat kondisi cuacaC. Agar dapat memilih hotelD. Agar dapat menentukan harga makananE. Agar dapat menentukan waktu belanja

Kondisi cuaca di Arab Saudi dapat berbeda dengan Indonesia. Pengetahuan mengenai cuaca dan lingkungan membantu petugas memberikan edukasi dan mengantisipasi risiko terhadap kesehatan serta keselamatan jemaah.

13. Apa yang harus dilakukan petugas ketika menemukan jemaah yang mengalami keadaan darurat kesehatan?

A. Membiarkannya beristirahat sendiriB. Memberikan obat tanpa pemeriksaanC. Segera menghubungi petugas atau layanan kesehatan sesuai prosedurD. Meminta jemaah menunggu sampai kondisi membaikE. Mengantarkan ke pusat perbelanjaan

Dalam kondisi darurat, keselamatan jemaah menjadi prioritas. Petugas perlu segera menghubungi tenaga kesehatan atau layanan terkait sesuai mekanisme penanganan yang berlaku.

14. Mengapa kemampuan komunikasi penting bagi petugas haji?

A. Hanya untuk berbicara dengan jemaahB. Untuk mempermudah koordinasi dengan jemaah, sesama petugas, dan pihak terkaitC. Untuk bernegosiasi harga barangD. Untuk menjadi pemandu wisataE. Untuk membuat konten media sosial

Petugas bekerja dalam lingkungan yang melibatkan banyak pihak. Kemampuan komunikasi diperlukan untuk menyampaikan informasi, menangani persoalan, dan melakukan koordinasi secara efektif.

15. Seorang jemaah kehilangan dokumen penting di Tanah Suci. Apa tindakan petugas yang tepat?

A. Menyuruh jemaah mengurus sendiriB. Mengabaikan karena bukan tanggung jawab petugasC. Membantu mengidentifikasi dokumen yang hilang dan mengarahkan jemaah ke mekanisme penanganan yang sesuaiD. Meminta jemaah pulang ke IndonesiaE. Mengumumkan data pribadi jemaah di media sosial

Petugas perlu membantu jemaah mendapatkan penanganan sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan pihak yang memiliki kewenangan terkait dokumen tersebut.

16. Apa tujuan utama bimbingan manasik bagi jemaah haji?

A. Mengajarkan cara berbelanja di Arab SaudiB. Memberikan pemahaman mengenai tata cara dan ketentuan pelaksanaan ibadah hajiC. Mengajarkan bahasa Arab secara mendalamD. Menentukan hotel jemaahE. Mengatur jadwal kepulangan

Manasik bertujuan memberikan pemahaman kepada jemaah mengenai tata cara, ketentuan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan ibadah haji.

17. Apa yang dimaksud dengan tawaf?

A. Berjalan tim redaksi Safa dan MarwahB. Berdiam di ArafahC. Mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran sesuai ketentuanD. Melempar jumrahE. Bermalam di Mina

Tawaf adalah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran dengan tata cara dan ketentuan yang telah ditetapkan.

18. Dalam menghadapi jemaah yang sedang panik, petugas sebaiknya...

A. Berbicara dengan nada tinggiB. Membiarkan jemaah sampai tenang sendiriC. Menenangkan jemaah, mendengarkan persoalannya, dan memberikan solusi atau bantuan sesuai kewenanganD. Menyalahkan jemaahE. Menghindari jemaah tersebut

Petugas harus mampu mengendalikan situasi dengan tenang. Komunikasi yang baik dapat membantu mengurangi kepanikan dan mempermudah penyelesaian masalah.

19. Salah satu prinsip penting dalam menjalankan tugas sebagai petugas haji adalah...

A. Mendahulukan kepentingan pribadiB. Mengutamakan pelayanan kepada jemaahC. Menghindari tanggung jawabD. Mengutamakan keuntungan materiE. Bekerja hanya ketika diawasi

Menjadi petugas haji merupakan amanah pelayanan. Karena itu, kepentingan dan keselamatan jemaah harus menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan tugas.

20. Mengapa calon petugas haji perlu mempelajari wawasan tentang Arab Saudi sebelum bertugas?

A. Agar dapat menentukan tempat wisataB. Agar dapat memahami lingkungan, budaya, kondisi geografis, serta aturan yang berlaku sehingga dapat memberikan pelayanan lebih baikC. Agar dapat memilih tempat tinggal pribadiD. Agar dapat membuka usahaE. Agar dapat membeli barang dengan harga murah

Pemahaman mengenai kondisi Arab Saudi membantu petugas beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik jemaah dan masyarakat setempat, serta memberikan pelayanan secara lebih efektif.

Catatan: 20 soal di atas merupakan soal latihan yang disusun untuk persiapan CAT petugas haji 2027, bukan soal resmi dari Kementerian Haji dan Umrah RI.

Latihan soal saja belum cukup. Calon petugas haji sebaiknya mempelajari materi secara menyeluruh karena cakupan seleksi dapat meliputi regulasi penyelenggaraan haji, fikih, pelayanan jemaah, dokumen, akomodasi, transportasi, hingga wawasan penyelenggaraan haji di Arab Saudi.

Beberapa materi yang bisa menjadi prioritas belajar tim redaksi lain:

1. Rukun, wajib, dan sunah haji.2. Alur perjalanan jemaah haji.3. Miqat dan rangkaian Armuzna.4. Arafah, Muzdalifah, dan Mina.5. Tawaf, sa'i, tahallul, dan ihram.6. Pelayanan jemaah lansia dan disabilitas.7. Penanganan jemaah tersesat atau kehilangan dokumen.8. Keselamatan dan kedaruratan jemaah.9. Regulasi dan penyelenggaraan ibadah haji.10. Kemampuan komunikasi dan koordinasi petugas.

Peserta juga perlu memahami bahwa soal latihan tidak sama dengan soal resmi yang akan muncul dalam CAT. Karena itu, latihan sebaiknya digunakan untuk mengukur pemahaman sekaligus menemukan materi yang masih perlu diperdalam.