"Rata-rata orang melihatnya kan ada kapal terbakar, ini ada apa. Sebenarnya kita tidak boleh melihat cakupannya di situ, harus kita melihat dari hulu. Hulu itu kapal jalan dengan tidaknya kan karena dari hulu dia," imbuhnya.

Maka dari itu, ia memastikan bakal memanggil dan memeriksa KSOP Tanjung Perak dalam waktu dekat. Termasuk mencari bukti yang ada kendati telah dirapatkan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Kemenhub dan DPR RI sekalipun, namun disebut ada dugaan pelanggaran di dalam pemberian izin.

"Sehingga kita telah mengambil memeriksa juga ya, mulai dari KSOP, dengan beberapa unsur maritim. Harapannya bisa membuat terang daripada dugaan permasalahan hubungan ini adanya api ya atau terkena kebakaran. Karena kalau kita melihat benda-benda yang masuk dari awal start sampai dengan akhir itu melalui CCTV, banyak kendaraan yang muatan-muatan ini kendaraan. Sehingga kita bisa mengungkap kenapa sih sampai ada kebakaran ini sebenarnya," tutup eks Kapolresta Banyuwangi itu.