Herman menegaskan bahwa krisis sampah tidak lagi bisa diselesaikan hanya dengan pola lama mengangkut sampah ke TPA, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan keterlibatan lintas sektor.

"Sehebat apa pun teknologinya, kuncinya tetap human capital, sumber daya manusia. Urusan perilaku tidak seperti membalikkan telapak tangan, tetapi harus dilakukan. Ini bukan lagi sekadar tugas dan fungsi. Ini sudah soal harga diri kita," tutur Herman.