Dia memaparkan rencananya total BUMN yang eksis di bawah kepemimpinannya hanya akan bersisa menjadi 250 perusahaan saja. Langkah ini diharapkan dapat menghemat anggaran hingga Rp 100 triliun.

"Jadi nanti hanya tinggal 250 BUMN. Tinggal 200-250, berarti harapan saya kita bisa menghemat Rp 100 triliun," pungkas Prabowo.