NADIKABAR.COM — Tiga bocah viral di media sosial karena disebut terlantar di Pisangan Timur, Pulo Gadung, Jakarta Timur (Jaktim). Suku Dinas Sosial Jakarta Timur (Sudinsos Jaktim) kemudian mengecek dan mengungkap ketiganya belum memiliki akta kelahiran.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Agata Bayu Putra mengatakan persoalan administrasi kependudukan menjadi salah satu kendala yang dihadapi anak-anak tersebut. Kedua orang tua mereka diketahui tidak menikah secara resmi atau tercatat.

"Wirawan dan Mega (orang tua) tidak menikah secara resmi atau tercatat, sehingga anak-anak tersebut terkendala pembuatan identitasnya, KIA, akta lahir," ujar Agata dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).

Belum adanya dokumen kependudukan tersebut juga membuat anak-anak belum dapat didaftarkan dalam program bantuan sosial Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta pun kini menindaklanjuti persoalan tersebut.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta memberikan sejumlah bantuan kepada keluarga itu berupa bubur bayi, biskuit, pampers, serta mainan atau boneka. Selain itu, Dinsos DKI berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta serta Kelurahan Pisangan Timur.

Koordinasi dilakukan agar ketiga anak tersebut dapat segera memperoleh identitas kependudukan sehingga nantinya bisa mengakses bantuan dari Pemprov DKI Jakarta.

"Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta dan jajaran berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta serta Kelurahan Pisangan Timur agar selanjutnya mendapatkan identitas DKI Jakarta serta bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," jelasnya.

Sebelumnya, ketiga bocah tersebut viral setelah muncul laporan di media sosial yang menyebut mereka mencari makan di tempat sampah.

Namun, Agata menegaskan informasi tersebut tidak benar berdasarkan hasil pengecekan dan konfirmasi kepada pengurus wilayah serta warga sekitar.

"Terkait laporan bahwasanya ketiga anak yang viral mencari makan di tempat sampah, hal tersebut tidak benar adanya sebagaimana dikonfirmasi pengurus wilayah RT 13 RW 10 serta warga sekitar yang turut hadir dalam kunjungan," katanya.

Warga dan pengurus RT 13 RW 10 disebut selama ini turut membantu keluarga tersebut, antara lain dengan memberikan makanan dan pakaian.