Salah satu identitas terkuat DWP adalah Garuda Land, panggung utama yang mengambil inspirasi dari burung Garuda. Perpaduan musik elektronik, tata cahaya, visual, dan produksi berskala besar menjadikan DWP bukan sekadar konser, melainkan pengalaman festival multisensori.

Hingga 14 Agustus 2026, daftar penampil utama DWP26 belum diumumkan secara resmi. Karena itu, nama-nama DJ yang beredar di situs pihak ketiga belum dapat dianggap sebagai penampil yang telah dikonfirmasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf DKI Jakarta Lucky Wulandari menyampaikan bahwa jika disusun sebagai kalender perjalanan, ketiga festival ini memperlihatkan posisi Jakarta sebagai destinasi music tourism atau wisata musik.

Pada September, wisatawan dapat menikmati festival lintas genre melalui Pestapora. Oktober menghadirkan pengalaman musik dan budaya melalui Synchronize Fest, sedangkan Desember menutup tahun dengan musik dansa global lewat DWP.

"Dampak positif lain tidak hanya berhenti di lokasi festival. Wisatawan membutuhkan hotel, transportasi, restoran, pusat hiburan, ruang kreatif, serta destinasi wisata sebelum dan sesudah konser," tutup Lucky.