"Yang menarik dari pengungkapan kasus ini adalah modus para pelaku dalam memanfaatkan teknologi AI untuk menjalankan transaksi narkotika," tuturnya.
Reza mengungkapkan para pelaku menggunakan aplikasi atau server bernama METEOR. Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk menghubungkan proses pemesanan, penempatan barang hingga transaksi narkotika.
Dengan sistem tersebut, penjual dan pembeli tidak perlu bertemu secara langsung, bahkan tidak harus saling mengenal.
"Aplikasi ini bernama METEOR dan sudah dioperasikan selama 27 hari. Pengoperasiannya dikendalikan oleh IKS," ungkapnya.
Kasat Narkoba Polres Morowali, Iptu Lukman mengatakan pihaknya masih mendalami penggunaan aplikasi METEOR tersebut.