"Kalau kita ingin mengurangi impor, langkahnya harus konkret. Kita perkuat produksi petani, produktivitas, gudang, distribusi, sampai kepastian pasar. Semua membutuhkan kerja bersama lintas kementerian dan lembaga," ujar Zulhas.
Saat ini produksi bawang putih nasional baru sekitar 39.000-40.000 ton per tahun, sementara kebutuhan mencapai sekitar 600.000 ton. Artinya, sekitar 90-95 persen kebutuhan masih bergantung pada impor.
Untuk itu, pemerintah mendorong pengembangan sentra produksi, peningkatan produktivitas, penguatan infrastruktur pascapanen, serta kepastian pasar bagi petani.